
Dunia event di Indonesia sedang memasuki fase baru. Jika dulu sponsorship dalam event identik dengan logo yang terpampang di backdrop atau penyebutan brand oleh MC, kini pendekatanya jauh lebih strategis dan kreatif.
Kolaborasi antara brand dan IP event (Intellectual Property Event) menjadi tren yang semakin diminati karena mampu menghadirkan aktivasi sponsor yang relevan, engaging, dan berdampak langsung pada audiens.
Bagi pemilik bisnis dan perusahaan yang menyelenggarakan event, perubahan ini membuka peluang besar. Event tidak lagi sekedar menjadi ajang kumpul audiens, tetapi juga platform kolaborasi yang kuat untuk membangun brand equity, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan pengalaman yang berkesan.
Di era baru sponsorship ini, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah sponsor, tetapi seberapa kuat kolaborasi brand dan IP event dikemas dalam satu ekosistem acara.
Memahami Konsep IP Event dalam Industri Event Indonesia
IP event adalah event yang memiliki identitas, konsep, dan positioning yang kuat serta konsisten dari waktu ke waktu. Contohnya bisa berupa festival musik, konferensi tahunan, pameran industri, atau community based event yang sudah memiliki audiens loyal.
Dalam konteks sponsorship, IP event menjadi aset bernilai tinggi karena brand tidak lagi sekedar ada, melainkan berkolaborasi dengan karakter dan nilai yang sudah melekat pada event tersebut. Inilah yang membuat kolaborasi brand dan IP event terasa lebih natural dan kredibel di mata audiens.
Mengapa Kolaborasi Brand x IP Event Semakin Diminati Sponsor?
Sponsor saat ini tidak hanya mencari exposure di dalam event, tetapi juga relevansi dan pengalaman. Brand ingin hadir di tengah-tengah audiens yang tepat, dengan konteks yang sesuai dengan nilai mereka.
Kolaborasi dengan IP event memungkinkan brand untuk masuk ke dalam cerita event. Brand bisa menyatu dengan program acara, konten, sampai pengalaman audiens. Bagi perusahaan penyelenggara event, ini menjadi peluang untuk menawarkan paket sponsorship yang lebih bernilai dan berjangka panjang.
Perubahan Pola Sponsorship, dari Logo Placement ke Brand Experience
Salah satu perubahan terbesar dalam era baru sponsorship adalah pergeseran fokus dari visual exposure ke brand experience. Audiens modern tidak lagi terkesan dengan logo brand besar dalam event, tetapi lebih kepada pengalaman yang diberikan di dalam event.
Kolaborasi brand x IP event memungkinkan sponsor menghadirkan aktivasi seperti experiential booth, branded session, co-created content, hingga integrasi digital. Semua ini membuat brand lebih terlihat dan diingat oleh audiens.
Tentukan Brand yang Tepat untuk IP Event
Tidak semua brand cocok untuk semua event. Salah satu kunci keberhasilan kolaborasi sponsorship adalah kesesuaian nilai antara brand dan IP event.
Pemilik event perlu memahami karakter audiens dan positioning event sebelum menawarkan kolaborasi. Brand yang tepat akan melihat event Anda sebagai platform strategis, bukan sekedar menjadi media promosi. Kolaborasi yang selaras akan terasa lebih autentik dan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak.
Menciptakan Aktivasi Sponsor yang “Nendang” dan Relevan
Aktivasi sponsor yang efektif ialah aktivasi yang menyatu dengan pengalaman audiens, bukan mengganggu jalannya acara. Dalam kolaborasi brand x IP event, aktivasi sebaiknya dirancang sejak awal bersama konsep event.
Misalnya, sponsor tidak hanya hadir di area booth, tetapi terlibat dalam program utama, konten panggung, atau experience zone yang relevan dengan audiens. Semakin dekat brand dengan audiens, semakin kuat dampak sponsorship tersebut.
Peran Storytelling dalam Kolaborasi Sponsorship
Storytelling menjadi elemen penting dalam era baru sponsorship. Brand tidak hanya “nongkrong” dalam event, tetapi ikut bercerita bersama IP event.
Melalui storytelling, kolaborasi brand x IP event dapat membangun narasi yang konsisten, mulai dari pra-event, saat event berlangsung, dan pasca-event. Konten digital, media sosial, dan dokumentasi event menjadi bagian dari strategi sponsorship yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Mengoptimalkan Multi-Channel Exposure untuk Sponsor
Sponsorship modern tidak berhenti di venue event. Kolaborasi yang kuat harus mampu memperluas exposure melalui berbagai channel, seperti media sosial, website, email marketing, hingga PR.
Bagi pemilik bisnis penyelenggara event, menawarkan paket sponsorship yang mencakup aktivasi offline dan online akan meningkatkan nilai jual IP event. Sponsor pun mendapatkan dampak yang lebih terukur dan jangkauan yang lebih luas.
Mengukur Keberhasilan Kolaborasi Brand x IP Event
Dalam era sponsorship saat ini, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah sponsor atau nilai kontrak. Indikator seperti engagement audiens, partisipasi aktivasi, sentimen brand, dan feedback sponsor menjadi parameter penting.
Evaluasi pasca-event membantu penyelenggara dan sponsor memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan. Data ini juga menjadi bekal untuk membangun kolaborasi jangka panjang di event berikutnya.
Era Baru Sponsorship Membutuhkan Partner Event yang Tepat
Kolaborasi brand x IP event bukan menjadi tren di tahun 2026, melainkan strategi penting dalam industri event Indonesia. Bagi pemilik bisnis dan perusahaan, memahami dan mengelola sponsorship secara strategis akan menentukan daya saing event di masa depan.
Namun, mewujudkan kolaborasi sponsorship yang kuat membutuhkan pengalaman, kreativitas, dan eksekusi yang solid dari awal hingga akhir.


